Arsip Bulanan: November 2016

Ferrari Jakarta Tidak Tahu soal Pabrik di Sidoarjo

Awal bulan ini ada kabar soal rencana pabrikan supercar asal Italia, Ferrari SpA, mendirikan pabrik di Sidoarjo. Berita itu sudah diklarifikasi sebagai hoax oleh Ferrari SpA. Kini, wakil di Indonesia, Ferrari Jakarta, sepertinya tidak mau membicarakannya lebih lanjut.

Baca: Rencana Pabrik Ferrari di Sidoarjo “Hoax”!

Ditanya saat peluncuran model baru GTC4Lusso T di Jakarta, Kamis (17/11/2016), CEO Ferrari Jakarta Arie Christopher mengatakan tidak mau berkomentar banyak. Dia hanya bilang tidak ada rencana Ferrari merancang model SUV persis seperti isi rilis resmi yang dikeluarkan Ferrari SpA.

“(Soal) pabrik, saya enggak bisa ngomong. Kalau Ferrari SUV sampai saat ini tidak ada. Kalau pabrik, saya enggak tahu apa-apa,” kata Arie.

Sempat diberitakan, Sidoarjo dipilih karena Ferrari SpA mau lokasi dekat laut untuk memudahkan suplai. Gubernur Jawa Timur Soekarwo bahkan dijelaskan sudah mengunjungi Inggris untuk bertemu beberapa petinggi Ferrari SpA dan telah menandatangani nota kesepahaman memorandum of understanding (MoU) seperti diberitakan suarasurabaya.net.

Pemberitaan rencana pendirian pabrik Ferrari di Indonesia bikin heboh, sebab datang tanpa ancang-ancang. Bos besar Ferrari SpA, Sergio Marchionne, dalam suatu kesempatan mengatakan bahwa tidak akan pernah ada model SUV. Selain itu, sejak pindah ke Maranello pada 1943, Ferrari tidak punya fasilitas perakitan lain di luar Italia.

MPV Bongsor Mercy dengan Interior Mewah

PT Mercedes-Benz Indonesia resmi meluncurkan V-Class sebagai MPV mewahnya di April 2016. Bermain di segmen mobil keluarga, MPV ini memiliki kelebihan dalam kualitas ruang interiornya.

Departemen Manager Produk Management Mercedes-Benz Distribution Indonesia Yudi Lesmana, menjelaskan bahwa interior V-Class memang dirancang dengan DNA layaknya sedan mewah Mercy.

“Kalau dilihat V-Class memang lebih mewah dan identik dengan C-Class atau S-Class, bahkan teknologi, transmisi, build quality interior hampir serupa,” ujar Yudi ketika berbincang dengan wartawan di Bali, Kamis (17/11/2016).

Sedangkan untuk pasar di Indonesia, Yudi menjelaskan segmenya lebih ke mobil keluarga, terutama untuk di Jakarta. Namun begitu ada sebagian yang digunakan untuk kebutuhan komersil seperti travel.

“Di Indonesia pasarnya untuk keluarga, tapi banyak juga business people dan kalau kalau niche-nya lebih ke artis-artis untuk menemani kegiatan keseharian mereka,” kata Yudi.
Stanly/KompasOtomotif
Mercedes-Benz V-Class

Sedangkan segmen di Bali sendiri akan lebih fokus pada kebutuhan sisi pariwisata. “Sisi tourism kita gali, di sini ( Bali) banyak hotel, travel agent, dan city tour, jadi bagi mereka yang mau jalan-jalan dengan lebih mewah ada V-Class, untuk menanjak terjal juga bisa,” papar Yudi.

V-Class dipasarkan dengan harga Rp 1,299 miliar off the road. Selain memiliki interior mewah, MPV ini juga sudah dilengkapi dengan ragam fitur pembantu, mulai dari kontrol kestabilan pada suspensi, kamera 360 derajat, sampai transmisi 7G-Tronic Plus.
Semuanya berkolaborasi dengan mesin 2,143 cc dan mampu menghasilkan tenaga sebesar 163 tk serta 380 Nm.

Apa Kabar Mobil Murah Datsun?

Melihat data wholesales (penjualan/ pengiriman dari Agen Pemegang Merek ke diler) dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Oktober 2016, Datsun mengalami penurunan. Bulan lalu, Datsun cuma mengirim 239 unit Go dan Go+ Panca.

Biasanya merek ini masih tegar dengan melakukan pengiriman mobil ke diler 2.000-3.000-an unit sebulan. Tanda-tanda melemahnya permintaan sudah bisa dilihat sejak September 2016 dengan wholesales 881 unit.

Ada apa dengan Datsun sampai melakukan ”rem mendadak”? KompasOtomotif langsung menanyakan hal ini kepada Head of Datsun Indonesia, Indriani Hadiwidjaja, Kamis (17/11/2016). Dikatakannya, jumlah tersebut akibat dari pengaturan stok untuk model 2016.

”Itu angka wholesales. Retail kami masih di kisaran 1.200-an unit per bulan. Bulan ini (November 2016) harusnya kembali normal,” kata Indri via pesan instan kepada KompasOtomotif.

Ketika ditanya lagi soal pengaruh Calya-Sigra, Indri tak menampik bahwa duet mobil murah grup Astra itu memberikan dampak pada penjualan Datsun. Kendati demikian, Indri mengelak jika efek itu tercermin dari wholesales.

Tapi bagaimanapun juga, Datsun memang sedang mencari jalan untuk keluar dari tekanan si kembar MPV murah. Apalagi, kini akan ada aturan baru di Ibu Kota yang melarang mobil murah dijadikan mobil untuk taksi online.

Datsun sedang memutar otak, dan seharusnya sudah memberi pilihan transmisi otomatik untuk mendongkrak penjualan di segmen yang lebih luas. Atau, disiapkan model baru yang bermain di segmen yang mulai digandrungi, compact crossover, dengan Go-Cross.

Mercy Sprinter dan V-Class Goda Wisatawan Bali

PT Mercedes-Benz Indonesia (MBI) mengelar Mercedes-Benz Vans Media Experience. Dengan dua unit kendaraan yang bermain di segmen penumpang dan niaga, V-Class dan Sprinter, MBI mengajak media menjelajah Pulau Dewata, Bali.

Ralf Kraemer, Managing Director Commercial Vehicle Mercedes-Benz Distribution Indonesia, menjelaskan bahwa Bali sengaja dipilih karena menjadi destinasi wisata yang masih popular. Karena hal itu bisnis travel di pulau ini masih sangat tinggi.

“Kami ingin menunjukan ke masyarakat dan calon konsumen kami di Bali bahwa ada kendaan VIP yang bisa mengakomodir semua kegiatan dengan nyaman dan memiliki tampilan mewah,” ucap Ralf dalam seremoni acara di Bali, Kamis (17/11/2016).

Perjalanan dimulai dari Kawasan Uluwatu menuju Nusa Dua. Rute singkat lalu diteruskan menuju Pantai Melasti yang berada di daerah Kutuh sebelah barat Pantai Pandawa.
Stanly/KompasOtomotif
Mercedes-Benz Sprinter A3 dan A4
Untuk tipe Mercedes-Benz Sprinter yang dibawa terdiri dari dua tipe A4 dan A2. Untuk A4 dirancang khusus layaknya bus mewah dengan total 21 kursi penumpang, sedangkan A2 dibuat sebagai van eksekutif dengan kapasitas kursi yang lebih sedikit.
“Sprinter menawarkan sebuah kendaraan van mewah yang bisa dijadi solusi perjalanan liburan, bisnis, dan kebutuhan people mover, baik untuk perkotaan atau tempat wisata layaknya bali,” ujar Ralf.

Tingkatkan Layanan, Hino Adu Kualitas Diler

PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) kembali selenggarakan Customer Satisfaction Contest (CS Contest) pada 16-17 November 2016, di Pusat Pelayanan Purna Jual Hino, Tangerang, Banten.

Kontes ini diklaim sebagai sebuat inovasi, untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan teknis para dilernya di seluruh Indonesia. Acara yang rutin digelar setiap tahunnya ini mengusung tema “We Represent Hino Total Support”, dengan harapan, bisa semakin memberikan solusi terbaik dan melampaui ekspektasi konsumen, melalui kerjasama tim 3S (sales, service, spareparts).

“Kami yakin memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan, di mana diperlukan tenaga kerja yang andal dan terpecaya. Untuk itu aktivitas pengembangan sumber daya manusia jadi penting, dan dilakukan secara berkesinambungan oleh Hino bersama seluruh diler,” ujar Hiroo Kayanoki, Presiden Direktur HMSI dalam siaran resmi yang diterima KompasOtomotif, Rabu (16/11/2016).

Tercatat total peserta sebanyak 350 orang dari seluruh diler Hino yang tersebar di Indonesia, dimana para peserta ini sebelumnya telah melewati tahapan seleksi ketat, hinggda bisa lolos dan mewakili diler di ajang ini.

Kategori kontes kali ini yaitu salesman light duty truck, salesman medium duty truck, service advisor, mekanik, customer care officer, fleet part salesman, warehouse, Hoyu Manager, dan Field Advisor.

Efek Penjualan Membaik

Peningkatan pelayanan yang terus dilakukan Hino, dianggap memberikan efek positif pada penjualannya. Pada periode Januari-Oktober 2016, Hino mengklaim bisa menjadi pemimpin pasar di kelas medium duty truck, mencapai 60 persen pangsa pasar.

Sementaraa di segmen light duty truck, dari model Hino Dutro, meraih peningkatan market share menjadi 21,37 persen, dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar 17 persen. Ini dianggap positif, karena secara keseluruhan pasar light duty truck turun 18 persen, dibanding tahun lalu.

“Hino juga meraih hasil yang gemilang di bulan Oktober 2016, di mana membukukan penjualan tertinggi tahun ini, sebesar 2.040 unit dan naik 12,9 persen dibanding bulan sebelumnya. Kami terus berupaya menghadirkan produk dan layanan terbaik, ini yang menjadi kunci penjualan Hino tetap stabil saat situasi pasar seperti ini.,” ujar Santiko Wardoyo, Direktur Penjualan dan Promosi HMSI.

Merasakan Arti Total Control di Honda CBR250RR

Apa yang Anda harapkan dari Sepeda Motor Sport 250 cc? Tenaga yang lumayan besar dibandingkan sepeda motor pada umumnya, penampilan racing layaknya motor balap, dengan handling mumpuni untuk sekedar bisa merebah di tikungan?

Kebanyakan motor sport 250 cc menawarkan semua itu, meski dengan kapasitas mesin yang “tanggung”, setidaknya masih unggul di jalan raya. Semua produsen yang bermain di segmen ini rata-rata menyebut produknya memiliki DNA balap.

Bagaimana dengan All-New Honda CBR250RR yang baru saja diluncurkan PT Astra Honda Motor (AHM)? AHM langsung menyematkan tagline Total Control pada CBR250RR ini.

“Sulit untuk dijelaskan, tapi dengan perubahan yang kami berikan, Anda harus merasakan sendiri apa itu yang dimaksud Total Control,” jelas Koji Sugita, Direktur Marketing PT AHM, kepada KompasOtomotif, saat test ride di Kuta, Bali, pekan lalu.

KompasOtomotif berkesempatan menjajal CBR250RR di Kuta, Bali. Jelas ini menjadi kesempatan langka buat merasakan performa langsung motor sport 250 cc itu di jalan raya. Tentunya dengan mencari apa yang dimaksud dengan Total Control.
Istimewa
Tes All-New Honda CBR250RR
Awak redaksi mendapatkan model dengan warna Mat Gunpowder Black Metallic dengan tipe ABS (Anti-Lock Braking System). Rasa penasaran pertama adalah posisi berkendara, dengan memperkirakan “segitiga berkendara”, jok, posisi kaki, dan setang.

Hasilnya posisi duduk cukup menunduk tapi tidak terlalu “nungging”, dan tetap bergaya balap. Batang kemudi terikat di suspensi up-side down merek Showa. Posisi kaki tidak terlalu ke belakang dan ketinggian jok yang cukup untuk rata-rata postur orang Indonesia. Tinggi jok 790 mm dan jarak terendah ke aspal 145 mm. Bobot motor tipe ABS 168 kilogram.

Kesan pertama saat baru saja duduk di atas jok dan memulai berkendara, CBR250RR ini terbilang enteng. Namun itu belum menjawab semua soal handling karena perjalanan relatif masih bersua jalan lurus. Awak redaksi memanfaatkan momen ini buat menjajal semua mode berkendara, merasakan akselerasi, dan kecepatan. (Ini akan dibahas di artikel berbeda).

Istimewa
Tes All-New Honda CBR250RR di Bali
Perjalanan menuju Singaraja melewati Danau Batur, dengan kontur menanjak serta tikungan tajam. Inilah yang ditunggu-tunggu. KompasOtomotif berada di grup pertama yang berisikan jajaran direksi AHM dan jurnalis. Para peserta di grup 1 ini terbilang punya gaya berkendara yang “sangar”, dan tak segan melibas tikungan sampai rebah.

Ada kesan khawatir motor tidak mau diajak kompromi saat dibawa menikung. Ternyata jawabannya tidak. CBR250RR seakan nurut diajak bodi rider buat mengambil tikungan. Saat bersua tikungan S, sangat mudah counter balik. Mirip-mirip riding dengan CBR150R atau CB150R.

Rahasianya ada di penggunaan rangka teralis dan sistem suspensi depan Inverted Telescopic serta suspensi belakang monoshock dengan lengan ayun alumunium. Titik gravitasi motor juga di-setting dengan sempurna.

Bagaimana dengan sistem pengereman? Rem depan Hidraulic Disc, Dual Piston dengan ABS dan belakang Hidraulic Disc, Single Piston juga dengan ABS. Sesekali awak redaksi coba rem mendadak, tanda ABS bekerja yakni adanya getaran di tuas rem. Badan seakan terlempar ke depan, tapi motor masih dalam status aman tanpa gejala sliding.

Kesimpulannya, selain dimanja dengan mode berkendara, Honda mampu meracik CBR250RR menjadi motor yang mudah dikendalikan, layaknya bawa motor dengan spek 150cc. Ini yang dimaksud dengan Total Control, dimana CBR250RR dirancang bisa dengan gampang dikendarai semua orang.